Chemical Engineering Competition 2021 – Menyikapi Permasalahan Sekitar melalui Pandangan Teknik Kimia

CEC_1st.png

[10/03/2021] Sebanyak enam puluh sembilan mahasiswa/i jurusan teknik kimia Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) telah berpartisipasi dalam kegiatan Chemical Engineering Competition 2021 pada 8 Februari-6 Maret 2021 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Kimia (HMJ-TK).

 

Penyelenggaraan Chemical Engineering Competition (CEC) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa/i dalam bidang teknik kimia. Tidak hanya itu, kegiatan ini diharapkan juga mampu membantu mahasiswa/i dalam menguasai materi ilmu teknik kimia secara komprehensif. Kegiatan ini termasuk ke dalam agenda tahunan dari program kerja HMJ-TK UKWMS. Pada penyelenggaraan tahun ini, CEC terdiri atas 2 babak, yaitu penyisihan dan final.

 

Babak penyisihan diselenggarakan pada 15 Februari 2021 yang diikuti oleh sebanyak 69 mahasiswa/i yang berasal dari angkatan 2018, 2019 dan 2020. Pada babak ini, peserta diminta untuk mengerjakan soal secara tertulis yang berkaitan dengan materi perkuliahan jurusan teknik kimia. Sebanyak 10 mahasiswa/i dari angkatan 2018, 5 mahasiswa/i dari angkatan 2019 dan 5 mahasiswa/i dari angkatan 2020 dengan perolehan poin tertinggi pada babak penyisihan dapat lanjut ke babak final CEC 2021.

 

Pada babak final, peserta yang lolos diminta untuk membentuk kelompok yang berisikan 2 mahasiswa/i dari angkatan 2018, 1 mahasiswa/i dari angkatan 2019 dan 1 mahasiswa/i dari angkatan 2020. Setiap kelompok diberikan sebuah topik yang mengangkat permasalahan sekitar terutama dalam hal kerusakan lingkungan. Setiap kelompok diminta untuk membuat laporan studi kasus mengenai topik yang telah diberikan. Dalam laporan tersebut, setiap kelompok akan mengulas mengenai analisa permasalahan, dampak sosial dan lingkungan, serta dilengkapi dengan pemecahan masalah yang mencakup pencegahan dan penanggulangan.

 

Babak final CEC 2021 diselenggarakan pada 6 Maret 2021 dengan agenda utama berupa presentasi dari masing-masing kelompok yang dilengkapi dengan sesi tanya-jawab dari para dewan juri. Kelompok yang dapat memenuhi segala kriteria yang telah ditetapkan dapat memperoleh poin maksimal sebesar 300.

Berdasarkan keputusan para dewan juri, babak final CEC 2021 melahirkan tiga juara baru. Kelompok yang beranggotakan Antonius Jimmy Widagdo (2018), Michael Giovanni Sugiarto (2018),  Patrick Armando (2019), dan Thysia Chennike Sine (2020) menempati peringkat ke-3 dengan perolehan poin sebesar 200,5. Peringkat ke-2 ditempati oleh kelompok yang beranggotakan Kevin Adiputra Prasetija (2018), Carlos Marcelino Setiawan (2018), Kevina Tomiko (2019), dan Jenifer Tiffany (2020) dengan perolehan poin sebesar 220.

 

Carlos David Sulistyo (2018), Sebastian Abednego Purwacaraka (2019), Felix Natanael Ongkowidjojo (2019), dan Michael Abdi Wangi (2020) keluar sebagai peringkat pertama dari Chemical Engineering Competition kali ini dengan perolehan poin sebesar 221. “Kesan yang dirasakan setelah mengikuti lomba ini adalah saya dapat memperdalam ilmu teknik kimia dan juga mengasah problem solving saat mencari solusi dari masalah studi kasus yang diberikan,” ujar Felix Natanael Ongkowidjojo (2019). “Saya harap untuk CEC 2022 dapat menambah wawasan serta dapat mengaplikasikan materi-materi yang sudah dipelajari selama berkuliah dengan studi kasus yang lebih memperdalam ilmu yang sudah diberikan,” tambahnya. Congratulations to the winner!

CEC_2nd.png
CEC_3rd.png
Screenshot (138).png
Screenshot (81).png